Sekolah sebagai Unit Pelaksana teknis (UPT) Dinas Pendidikan. Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar tidak lepas dari unsur penunjang diantaranya yaitu Administrasi Ketatausahaan.

Ketatausahaan Sekolah dilihat dari struktur organisasi posisinya  sebagai staf, yang mempunyai organisasi tersendiri, berfungsi sebagai penunjang dalam kegiatan operasional sekolah secara administratif. Ketatausahaan Sekolah mempunyai tugas dalam mengelola berbagai kegiatan urusan administrasi, meliputi : Administrasi kepegawaian,  keuangan, Inventaris/Sarana Prasarana, Admisistrasi Tata naskah/persuratan dan arsip, administrasi siswa, dan pengelolaan K3. Pelaksanaan kegiatan administrasi tersebut dibawah koordinator/pengendalian Kepala Subbagian Tata Usaha, yang bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala sekolah selanjutnya Kepala sekolah bertanggung jawab secara teknis kepada Kepala Bidang PMU Dinas Pendidikan Provinsi jawa Barat melalui perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI (Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung Barat), dan secara operasional penyelenggaraan kegiatan sekolah kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Foto : Para Staf Tenaga Kependidikan SMA Negeri 2 Cianjur

Kegiatan administrasi Ketatausahaan ini mempunyai tujuan menunjang dalam pencapaian tujuan Pendidikan Nasional dengan memperhatikan dan melaksanakan Kebijakan Direktorat Pendidikan Menegah yaitu meningkatkan mutu pendidikan pendidikan di sekolah dengan mendayagunakan sarana prasarana yang ada secara efektif dan efisien dan ditindaklanjuti  Kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat yaitu optimalisasi sumber daya manusia, sarana, prasarana dan dana serta ditindaklanjuti dengan kebijakannya.

Untuk terarahnya kerja Ketatausahaan SMA Negeri 2 Cianjur, perlu disusun suatu program kerja sebagai  pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, agar tercipta ketertiban kerja dan efektifitas kerja, sebab pelayanan adminstrasi ketatausahaan yang baik, teratur, terarah dan terencana  secara khusus akan menunjang terhadap keberhasilan pelaksanaan proses belajar mengajar, dan secara umum dapat menunjang terhadap semua kegiatan operasional sekolah.

Dengan demikian posisi kegiatan ketatausahaan sekolah adalah sebagai pusat pelayanan administrasi yang merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan sekolah secara keseluruhan.