Tutwuri.id – Prestasi siswa mendapatkan ruang dalam pelaksanaan PPDB sistem zonasi oleh pemerintah. Hal tersebut mengacu pada Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, kemudian kuota jalur prestasi naik menjadi 15 persen merujuk Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 3 Tahun 2019.

Mengakomodir siswa berprestasi sebanyak 27 calon peserta didik mengikuti uji kompetensi jalur prestasi Non-Hasil Nilai Ujian Nasional (NHUN) SMAN 2 Cianjur, Senin (24/06/2019). Uji kompetensi tersebut merupakan rangkaian seleksi dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019.

Kepala SMAN 2 Cianjur, Agam Supriyatna mengatakan, ke-27 siswa tersebut memiliki prestasi yang berbeda-beda, mulai dari olahraga, agama hingga kesenian. Beberapa prestasi yang dimiliki pendaftar, meliputi bola basket, bola voli, atletik, tahfiz, paskibra, Palang Merah Remaja (PMR), dan taekwondo.

“Merujuk pada kuota jalur prestasi non-NHUN, lanjutnya, hanya akan ada 10 dari 11 siswa yang diterima melalui jalur tersebut. Namun, pihaknya akan mengusahakan agar jumlah siswa jalur prestasi bisa diterima lebih banyak”.

Ia menyatakan, pihaknya telah memfasilitasi kegiatan tersebut dengan optimal. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana serta menyiapkan penguji yang kompeten di bidangnya. Pemilihan penguji pun disesuaikan kompetensi keahlian yang dimiliki oleh guru dan tenaga pendidik di sekolah.

“Jika tidak ada yang sesuai, kami akan meminta bantuan dari pihak luar sebagai penguji. Seperti tahun lalu, karena kita tidak memiliki guru yang andal di bidang pencak silat, kita meminta bantuan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai penguji. Jadi, proses pengujian tidak asal-asalan dan memang disiapkan dengan matang,” jelasnya.

sumber : http://www.tutwuri.id/2019/06/25/begini-uji-kompetensi-jalur-prestasi-di-sman-2-cianjur/

Comments

comments

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.