Tak akan habisnya jika kita membahas keanekaragaman budaya dan tradisi yang ada di Indonesia, dari sabang sampai merauke, dari miangas sampai pulau rote, terkumpul ribuan tradisi dan budaya yang beragam. Ini merupakan sumber kekayaan yang sepatutnya bisa kita olah dan apresiasi. Mengolah budaya, mengapresiasi budaya merupakan “trigger” yang senantiasa dibangun melalui proses pendidikan. Pengenalan budaya merupakan aspek yang harus tertanam pada setiap diri pelajar di tanah air.

Dengan mengenal budayanya, pelajar akan tau identitas sebenarnya. Makna – makna filosofis dan historis yang secara tersirat dari budaya yang dikenal secara tidak langsung akan membentuk jiwa dan pemikiran siswa untuk menghayati dan mengimplementasikan makna – makna tersebut dalam kehidupan sehari – hari, terutama saat bergaul dengan guru, teman sebaya, dan lingkungannya di sekolah. Sebagai contoh, di SMA Negeri 2 Cianjur melalui salah satu ajang kegiatan Lomba Pentas Tari dan Melukis dalam rangka memperingati HUT TNI yang ke 73.

Delegasi siswa dan siswi dipersiapkan dengan baik untuk mengikuti kegiatan tersebut. Persiapan ini merupakan rangkaian pembentukan jiwa para delegasi secara khusus untuk mengenal budaya tarian yang akan mereka pentaskan. Meskipun delegasi yang ditugaskan berasal dari perwakilan ekstrakurikuler Karawitan dan Teater yang sudah tidak asing lagi dengan unsur kebudayaan daerah, tetapi ada hal yang menarik ketika perwakilan ini mulai mengenakan kostum tarian daerah dan pose tarian yang mereka tampilkan dilihat oleh banyak siswa. Ada semacam rasa kebanggaan dan antusiasme lebih saat delegasi mengenakan kostum tarian, ada rasa penasaran dan ketertarikan yang terpancar dari siswa lain yang melihat.

Gejala penasaran dan ketertarikan ini menjadi modal awal untuk mengenalkan budaya, khususnya budaya daerah kepada kaum pelajar, yang zaman sekarang ini telah mulai “dicekoki” dengan “trigger” budaya bangsa lain yang “menyerang” melalui senjata ampuh bernama media sosial. Selalu ada momentum dan cara bagi kita untuk mengenal budaya bangsa / daerah kita, tinggal bagaimana kita menguatkan pengenalan budaya ini kepada para pelajar. Tentu hal ini bukan perkara yang mudah, event kegiatan dan sosialiasi budaya daerah harus senantiasa dilakukan. Pengintegrasian materi pembelajaran dengan budaya daerah menjadi hal penting. Mengingat urgensi, pada peningkatan penguatan karakter siswa – siswi di SMA Negeri 2 Cianjur khususnya.

Semoga dengan ajang pentas tari dan melukis ini menjadi momentum yang baik untuk proses penguatan pendidikan karakter kedepannya di SMA Negeri 2 Cianjur.

#akubanggamenjadiindonesia

#akubanggadenganbudaya

#budayacianjur

sumber : Gian Yoga Permana, S.Pd. (Guru Sinematografi SMAN 2 Cianjur)

Comments

comments

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.