Gerakan Pembelajaran Literasi

Pembelajaran abad 21 merupakan sebuah proses belajar yang modern. Artinya segala sesuatu yang berhubungan dengan proses pembelajaran harus sudah berada pada fase kemajuan. Kemajuan ini di refresentasikan dengan adanya kemajuan dalam diri siswa (minat, semangat, motivasi,) dan diluar diri siswa (sarana, prasarana, dukungan orang tua). Fase kemajuan ini merupakan fase dimana seluruh komponen pendidikan harus senantiasa bersatu padu dalam menuntun peserta didik pada “goals” yang diharapkan. ­Goals/tujuan ini merupakan hal yang sangat penting terutama bagi kualitas dari output pendidikan itu sendiri.

Reading to learn menjadi salah satu elemen dalam tahapan menuju fase kemajuan tersebut. Sebuah gerakan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu (curios) hanya dapat dibentuk dan dibudayakan oleh elemen sekolah yang gemar membaca. Kecenderungan psikologi peserta didik usia menengah atas yang memiliki rasa ingin tahu akan segala hal dapat dijadikan sebuah pola penggiringan pemikiran dalam kemasan edukatif bertajuk Reading to learn (kegiatan membaca untuk senantiasa belajar).

Pertanyaannya adalah bagaimana reading to learn ini menjadi sebuah gerakan massive yang bisa menjadi budaya yang secara utuh bisa menjadi kekuatan orang-orang (people power) dalam hal ini peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan elemen sekolah lain. Sehingga ketika sebuah kekuatan ini terbentuk dapat memberikan “perlawanan” terhadap sebuah gelombang kemalasan membaca.

Reading to learn (kegiatan membaca untuk belajar) diharapkan menjadi sebuah grand tema yang menebarkan semangat-semangat positif dan diwujudkan dalam kenyataan dan kekuatan peserta didik, guru, tenaga pendidikan, dan elemen sekolah lain untuk senantiasa melangkah maju kedepan, menuju kemajuan, dan menjadi perisai penghalang bagi fase kemunduran pembelajaran. Secara koheren pun termuat dalam gerakan literasi sekolah yang sentiasa harus di galakan dan tetap di tumbuh kembangkan.

Sumber : Gian Yoga Permana, S.Pd. (Guru Sinematografi/Pembina Ekstrakurikuler KIR SMAN 2 Cianjur)

Comments

comments

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.