Jadikan Momentum Semangat Hari Kemenangan Untuk Memajukan Pendidikan di Jawa Barat

Gubernur Ahmad Heryawan menyampaikan hal tersebut ketika memberikan arahan di hadapan seluruh Karyawan/Karyawati Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada momentum Silaturahmi Idul Fitri Hari Pertama masuk kerja, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Hari ini Senin, 3/7/17. Turut hadir mendampingi Gubernur pada kesempatan ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Prof. Dr. Ir. Deny Juanda Puradimaja, DEA., dan Kasatpol PP Jawa Barat, Dr. Drs. H. Endjang Naffandy, M.Si.,

Kegiatan berlangsung diawali dengan laporan Kadisdik Jabar, Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si., mengenai jumlah seluruh staf yang hadir pada hari pertama masuk kerja, dilanjutkan dengan pengenalan ke-7 Kepala Balai Pengawasan dan Pelayanan Pendidikan (BP3) Wilayah, dan laporan perkembangan seputar pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017-2018 SMA/SMK se-Jawa Barat.

Gubernur Ahmad Heryawan pada kesempatan memberikan arahan menyampaikan pentingnya semangat dan spirit kemenangan di hari yang fitri setelah sebulan melaksanakan amanah ujian menahan hawa nafsu dalam balutan puasa Ramadhan. Spirit tersebut harus dicurahkan menjadi pelecut semangat mengabdi dalam amanah memajukan Dunia Pendidikan di Jawa Barat.

Gubernur sangat mengapresiasi meningkatnya kualitas pendidikan di Jawa Barat yang salah satu indikatornya dapat dilihat dari capaian APK Peserta Didik Sekolah Menengah yang meningkat pesat. Seperti diketahui APK Peserta Didik Sekolah Menengah pada 2008 masih di bawah 50%, dan pada tahun 2017 kini meningkat menjadi 76%, Gubernur menargetkan di akhir masa jabatannya di tahun 2018 bisa mencapai angka 90%.

Walaupun target yang ditetapkan cukup tinggi, namun untuk merealisasikannya berbagai formula telah dipersiapkan oleh Disdik Jabar. Salah satu strateginya melalui dibukanya beberapa Unit Sekolah Baru (USB) di beberapa wilayah, program Pendidikan Layanan Khusus, baik itu berupa sekolah terbuka, maupun rumah singgah dan memperbanyak pendidikan paket, hal ini sama seperti menggenjot APK di perguruan tinggi dengan membuka Universitas Terbuka.

Di sisi lain, Gubernur juga mengapresiasi proses PPDB SMA-SMK tahun 2017-2018. Walaupun masih ada beberapa kendala, namun progresnya dirasa sangat meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan momentum alih kelola SMA-SMK yang kini pengelolaannya oleh Provinsi, diharapkan pemerataan peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat akan tercapai. Dalam hal ini Gubernur mencontohkan calon Siswa dari pelosok kini diharapkan dapat bersekolah di Sekolah berprestasi yang biasanya hanya menjadi Sekolah Favorit bagi warga perkotaan.

Selain itu dengan dibukanya beberapa kampus cabang Universitas Negeri di beberapa Kabupaten di Jawa Barat, Seperti Kampus ITB di Jatinangor Sumedang, Unpad Kampus Pangandaran, juga beberapa Universitas Swasta yang kini Statusnya menjadi Negeri seperti Universitas Singaperbangsa Karawang dan Universitas Siliwangi Tasikmalaya diharapkan dapat mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Di akhir penyampaian arahannya, Gubernur mengingatkan akan pentingnya kebiasaan hidup sehat, yaitu dengan pelarangan kebiasaan merokok di semua lingkungan dunia pendidikan di Jawa Barat. Pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas bagi yang melanggar.
Selain itu kebersihan di lingkungan kantin sekolah dan memperhatikan jajanan makanan yang sehat bagi siswa juga tak luput dari ulasan Gubernur.

Pada Kesempatan ini, Gubernur juga berkenan mengunjungi ruangan PPDB Online dan melakukan Video conference dengan Kepala SMA-SMK di beberapa Kabupaten/Kota yang sedang mengadakan kegiatan daftar ulang bagi para Peserta Didik Baru. Gubernur mengapresiasi laporan-laporan yang disampaikan oleh beberapa Kepala Sekolah berkaitan dengan peningkatan pelayanan pendidikan di daerah.

sumber : http://www.disdik.jabarprov.go.id/datadisdik/news?id=d1fe173d08e959397adf34b1d77e88d7

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *