BOGOR, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, ia sudah menerima usulan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy terkait moratorium atau penghapusan sementara ujian nasional mulai 2017 mendatang. Kendati demikian, Jokowi menegaskan bahwa usulan tersebut belum final. Usulan tersebut harus dibawa terlebih dulu ke rapat terbatas yang dipimpin Presiden dan diikuti oleh sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait.

“Nanti akan kita rapatkan di minggu ini,” kata Jokowi seusai menghadiri peringatan hari guru nasional dan hari ulang tahun ke-71 Persatuan Guru Republik Indonesia tahun 2016, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/11/2016). Jokowi menegaskan bahwa kebijakan yang strategis dan berdampak luas seperti moratorium ujian nasional ini memang harus diputuskan bersama-sama antara Presiden serta kementerian terkait.

“Akan dibahas di rapat terbatas. Kemudian akan diputuskan,” ucap Jokowi. Penyelenggaraan UN rencananya akan dihentikan sementara pada 2017. Menurut Menteri Muhadjir, rencana itu dilakukan untuk memenuhi putusan Mahkamah Agung pada 2009 lalu.

Dalam putusan itu, pemerintah diperintahkan meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah, serta akses informasi di sleuruh Indonesia. Nantinya, UN tidak lagi menentukan kelulusan, tetapi lebih berfungsi memetakan kondisi pendidikan. “Saya mengajukannya ke Presiden karena nanti perlu ada Inpres,” kata Muhadjir di Jakarta, Kamis (24/11/2016).

sumber:http://megapolitan.kompas.com/read/2016/11/27/15371641/jokowi.segera.pimpin.rapat.terkait.nasib.ujian.nasional

Comments

comments

One thought to “Jokowi Segera Pimpin Rapat Terkait Nasib Ujian Nasional”

  • adminc18smand2

    menunggu kabar selanjutnya

    Balas

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.